Jumat, 15 Januari 2010

makna cinta

Ada sebuah kisah yang sangat menyentuh, bahwa kadangkadang perbedaanpandangan dan harapan dapat menyebabkan lunturnya rasacinta di hatiPasangan saya adalah seorang insinyur, saya mencintaisifatnya yangalami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketikasaya bersandar di bahunya yang bidang. Tigatahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masapernikahan, sayaharus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2saya mencintainyadulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2sensitif sertaberperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantisseperti seoranganak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidakpernah sayadapatkan.Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasasensitif-nyakurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakansuasana yang romantisdalam pernikahan kami telahmementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakankeputusan sayakepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.“Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut.“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cintayang sayainginkan”Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depankomputernya,tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahaltidak.Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yangbahkan tidakdapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisasaya harapkandarinya?Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat sayalakukan untuk merubahpikiranmu?”.Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab denganpelan, “Sayapunya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannyadi dalam hatisaya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, sayamenyukaisetangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dankita berduatahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati.Apakah kamuakan melakukannya untuk saya?”Dia termenung dan akhirnya berkata, “Saya akanmencintaimu lebih darisaya mencintaimu.”“Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikantanganku, kakiku,mataku tidak cukup bagimu, aku tidak bisa menahandirimu mencaritangan, kaki, dan mata lain yang dapatmembahagiakanmu.”Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuattintanya menjadikabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terusmembacanya.“Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membacajawaban saya. Jikakamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetapmenginginkanku untuktinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita,saya sekarangsedang berdiri disana menunggu jawabanmu.”“Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masukuntuk membereskanbarang-barangku, dan aku tidak akan mempersulithidupmu.Percayalah,bahagiaku bila kau bahagia.”.Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnyaberdiri di depan pintudengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susudan rotikesukaanku. Oh, ! kini saya tahu, tidak ada orang yangpernah mencintaisaya lebih dari dia mencintaiku.Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telahberangsur-angsurhilang dari hati kita karena kitamerasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujudyang kita inginkan,maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujudlain yang tidakpernah kita bayangkan sebelumnya.Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujudcinta dari pasangankita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.Karena cinta tidak selalu harus berwujud “bunga”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar